Pages

Monday, August 8, 2011

Special Ramadan: Habis, kau ingat aku Malaikat?

Assalamu'alaikum.


Mereka tidak henti-henti mengatakan:

"Tak boleh la! Kau boleh la cakap.
Tapi, yang deritanya aku.
Kau ingat senang ke nak tinggal maksiat!
Kau apa tahu!

Merenung tajam padanya.

Habis, kau ingat aku Malaikat?
Manusia suci yang tak pernah bermaksiat?
Dan tak ada nafsu untuk buat itu dan ini?

-----

Ramadan ini,
cuba berhenti kata-kata negatif!

Bina keyakinan diri!

Bersama sahabat baik!

Jika tak boleh juga,
baik kau pergi pulau,
jauhi benda-benda dunia!

InsyaAllah terjaga.

Assalamu'alaikum.
"Always remember ALLAH"

Tak Boleh Ke?

Assalamu'alaikum.

~ Bukankah rehat itu bagus? ~
.by patheticmentally of deviantart.


Tak boleh ke nak rehat sebentar?
(Macamlah dia dah banyak amal >.<)

Wah...
Kenapa yer Syurga itu 'berat'?

Assalamu'alaikum.
"Always remember ALLAH"

Tuesday, August 2, 2011

Wishing You: Ramadan Kareem

Assalamu'alaikum.


Izinkan saya untuk mengucapkan,
Ramadan Kareem

buat semua pembaca,
blog ini.

Semoga hati kita,
dapat dibersihkan dari kotoran-kotoran,
dan dirawat dari penyakit-penyakit hati,
yang menyebabkan jauhnya kita dari Allah.

Berusahalah,
untuk mendekati Allah!

Berusahalah,
untuk mencintai Allah!

Moga Allah memberimu kesenangan,
dunia dan Akhirat!

Doakan saya,
diberi Hidayah senantiasa.
Ameen.

-------

.Tulisan beberapa minit sebelum berbuka.
.dihadapan makanan yang tersedia.
.kini jarang dapat ber-internet.
.moga kita memanfaatkan masa sebaiknya.
InsyaAllah

Assalamu'alaikum.
"Always remember ALLAH"

Thursday, July 28, 2011

Taubat, dan teruskan ber-Taubat!

Assalamu'alaikum.

~ Pekiklah nama Tuhanmu, Dia pasti mendengar ~
.by Victomized of deviantart.

Memetik hadis,
yang dipungut dari e-book 'Taubat',
tulisan Yusuf Al-Qardhawi:

Dari Abi Hurairah r.a. bahwa ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:
"Seorang hamba melakukan dosa, dan berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa maka ampunilah aku'. Tuhannya berfirman: 'hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Tuhan-pun mengampuninya'. Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain. Orang itupun kembali berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku'. Tuhan-nya berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya', maka Tuhan-pun mengampuninya. Kemudian ia terus dalam keadaan demikian hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga akhirnya ia kembali melakukan dosa. Dan ia berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka ampunilah daku'. Tuhan-nya berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya'. Maka Tuhannya berfirman: 'Aku telah berikan ampunan kepada hamba-Ku, dan silakan ia melakukan apa yang ia mahu".

[Hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.]

Redaksi: 'falya'mal ma syaa' "silakan ia melakukan apa yang ia mahu" maknanya adalah -- wallahu a'lam--: selama dia melakukan dosa dan beristighfar kemudian diampuni, dan ia tidak melakukan dosa itu lagi. Dengan dalil redaksi: "kemudian ia melakukan dosa lagi" maka ia dapat melakukannya lagi jika itu merupakan perangainya, sesuai kemauannya. Karena ia, setiap kali ia melakukan suatu dosa maka taubat dan istighfarnya menjadi penghapus dosanya itu, dan ia tidak mendapatkan celaka. Tidak kerana ia melakukan suatu dosa, kemudian ia beristighfar dari dosanya itu dengan tanpa berusaha membebaskan dirinya dari kebiasan buruknya itu, kerana itu adalah taubat orang yang suka bohong.

---------


Dalam taubatmu itu,
berusahalah untuk keluar!



Assalamu'alaikum.
"Always remember ALLAH"

Tuesday, July 26, 2011

Si pembuat 'Maksiat' yang sedang Bertatih

Assalamu'alaikum.

Salam Sejahtera dan Selamat,
kepada mereka yang sedar dan ingin kembali,
juga pada mereka yang sudah diberi kesedaran,
moga kita akan dikumpulkan di tempat yang indah-indah di Sana...

~ Ampunilah dosa-dosaku. Aku bukan manusia suci. Ya Allah! ~
.by Sansana of deviantart.

Entri kali ini adalah penjelasan dari entri ini (klik).

Saya menganggap,
ada yang tidak bersetuju bila saya mengatakan,
"diri ini banyak membuang masa, tapi bila merenung sekejap, itu ternyata lebih baik..."

Memang,
tidak saya menafikan,
membuang masa itu amat-amat tidak patut.
Sehingga Allah sendiri mengatakan,
"Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu betul-betul dalam kerugian." 
(Al-'Asr, 103, 1-2)
Tapi,
sebelum kita menghukum seseorang,
lebih baik kita melihat pada latarnya terlebih dahulu.